Cek Hasil USG Minggu ke-23: Panduan Visual Bumil
Ditulis oleh: Bidan Dira | Diperbarui Sabtu, 21 Februari 2026
Memasuki minggu ke-23, USG menjadi jendela utama untuk memantau kesehatan janin secara non-invasif. Kejelasan gambar yang dihasilkan sangat bergantung pada posisi janin dan volume air ketuban, namun secara umum, profil wajah dan anggota gerak sudah mulai dapat diidentifikasi.
Citra Ultrasonografi USG Janin Minggu ke-23
Pada tampilan hasil USG, bagian atas layar biasanya menunjukkan tipe alat seperti Voluson P8, yaitu mesin USG 4D dengan kualitas gambar tinggi dan tampilan real-time. Di sampingnya terdapat identitas pasien, nomor rekam medis, serta kode GA yang berarti usia kehamilan.
Di sisi kanan layar terdapat tanggal pemeriksaan, mode Routine / OB, serta tampilan 3D atau 4D Real Time.
Nilai TIs, TIb, dan MI adalah parameter keamanan yang menunjukkan pemeriksaan dilakukan sesuai standar medis.
Paru Mulai Berkembang
Janin sebesar terong kecil. Paru-paru mulai berkembang walaupun belum siap untuk bernapas di luar rahim. Gerakan semakin kuat dan dapat terlihat jelas di USG.
Saran Dokter Untuk Usia Kehamilan 23 Minggu
Memasuki minggu ke-23, rahim semakin membesar dan dapat menekan punggung. Lakukan peregangan ringan dan gunakan posisi tidur yang nyaman untuk mengurangi nyeri.
Tanya Jawab Seputar USG Janin
2D untuk diagnosa medis dasar, 3D untuk citra diam yang nyata, dan 4D untuk melihat gerakan janin secara langsung.
Biasanya mulai terlihat jelas antara minggu ke-18 hingga minggu ke-22 kehamilan.
Pada awal kehamilan (trimester 1), kandung kemih penuh membantu visualisasi rahim lebih jelas.
Eksplorasi Panduan Kehamilan Lainnya
Rahasia Kehamilan Sehat dan Persalinan yang Lancar
Banyak ibu hamil merasa cemas mendekati Hari Perkiraan Lahir (HPL). Salah satu rahasia persalinan lancar adalah menjaga suasana hati tetap positif and rutin melakukan pemantauan mandiri. Kalender kehamilan kami dirancang untuk memberikan informasi yang menenangkan sekaligus edukatif bagi para ibu baru di Indonesia.
Jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mikro seperti asam folat and zat besi yang sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Keseimbangan antara istirahat yang cukup and aktivitas fisik ringan akan membantu posisi janin tetap optimal di dalam rahim, memudahkan proses pembukaan saat hari persalinan tiba nantinya.
